PENDUKUNG KHILAFAH MASUK KE JAKARTA MENEROR JAKARTA.
AGEN POKER LIPUTAN 8-Sebuah benda di duga bom meledak di Pos Polisi perempatan Gedung Sarinah pada Kamis pagi pekan kemarin. Kantor Polisi itu berada di tengah Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat berbatasan dengan Jalan KH Wahid Hasyim. Suasana mendadak panik dalam seketika. Para pekerja kantoran di jantung kota Jakarta itu langsung berhamburan. Ada yang terlihat bingung dan berlari menjauh ke tempat lebih aman,Kebetulan waktu baru menunjukkan kurang dari pukul sebelas pagi. Sekitar sejam lagi para pekerja kantoran bakal keluar istirahat. "Suasana awalnya biasa saja," ujar Hadi, 31 tahun salah satu karyawan bekerja di daerah itu saat berbincang dengan merdeka.com, sesaat setelah kejadian. "Habis itu orang pada berlarian"Setelah kepulan asap membumbung ke atas, seorang wanita memakai helm berteriak histeris. Kakinya penuh luka dengan darah. Dia terlihat menangis. Seorang pengemudi GoJek, buru-buru berlari ke tengah jalan menolong wanita itu. Tangannya menggandeng wanita belakangan diketahui bernama Anggun Kartika Sari, 24 tahun,dan Aksi pengemudi GoJek itu pun sempat ramai di jejaring media sosial. Belakangan, nama pengemudi ojek aplikasi itu Muhammad Yunus. Dalam video diunggah di Youtube, Muhammad Yunus terlihat menggandeng Anggun untuk menepi ke jalan tepat di depan Gedung Jaya. Dia pun kembali lagi mendekati lokasi ledakan di Pos Polisi dan kemudian berbalik arah setelah ada peringatan untuk menjauhi tempat kejadian.
DEWA POKER-Berdasarkan keterangan Polisi tempat Arbas bersama dengan fotografer lain biasa beristirahat, lokasi ledakan diketahui berada di Gedung Sarinah. Arbas lalu memacu sepeda motornya melintasi Jalan Lombok, menuju ke arah Jalan Sabang. Ledakan tidak terjadi di Gedung Sarinah, melainkan di Pos Polisi tepat di perempatan Jalan MH Thamrin,Saat tiba di lokasi kejadian, Arbas melihat dua orang terkapar di luar Pos Polisi. Sementara di dalam kantor pos Polisi, ada satu orang korban. Dia adalah satu anggota Polisi Lalu Lintas, Ajun Inspektur Polisi Satu Deni. Aiptu Deni mengalami luka di kaki. Saat dievakuasi, celana dinas yang dia kenakan terlihat dalam kondisi robek. Fotonya pun sempat diabadikan oleh Arbas. "Kejadian sekitar jam 10.30 WIB," ujar Arbas. Dalam kondisi kepanikan dan kerumunan warga yang mendekati lokasi ledakan, suara letusan senjata api terdengar bersahutan. Rupanya, aparat Kepolisian sedang baku tembak dengan terduga teroris tepat di halaman parkir gerai Burger King. Dalam rekaman yang beredar, dua orang teroris itu sempat menembak satu orang warga negara asing. Kemudian lelaki bertopi hitam itu menuju ke parkiran. Di sana dua orang lelaki itu menembak salah seorang warga di dekat pagar pembatas jalan.
JUDI POKER-Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengatakan jika pelaku teror itu merupakan jaringan pendukung Islamiq State of Iraq and Syria. Mereka kata Budi, ialah salah satu yang lolos saat penangkapan kelompok teroris oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri di Bandung, Jawa Barat menjelang tahun baru kemarin. Kelompok ini juga sebelumnya bakal melancarkan aksi saat malam pergantian tahun. Belakang berkembang jika dalang teror itu ialah Muhamad Bahrun Naim Anggih Tamtomo alias Naim alias Abu Rayyan alias Abu Aisyah. Bahrun, kini berada di wilayah ibu kota Raqqah, Suriah. Menurut Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian, Bahrun merupakan otak pengeboman di perempatan Sarinah. Dia menjelaskan jika Bahrun merupakan orang kuat dalam kelompok teroris Indonesia.
Tito berkeyakinan jika aksi teror disertai dengan ledakan bom terjadi pada Kamis lalu masih berhubungan dengan Kelompok Santoso, yang kini masih di buru Kepolisian. "Dia (Bahrun Naim) ada hubungan dengan kelompok ISIS yang lain, yaitu kelompoknya Santoso," tutur Irjen Tito.
POKER ONLINE-Mantan Kepala Badan Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai dalam wawancara dengan merdeka.com tahun lalu mengatakan jika sebetulnya keberadaan ISIS di Indonesia sudah terdeteksi ketika para simpatisan mereka melakukan demo di Bundaran Hotel Indonesia. Menurut Ansyaad, keberadaan ISIS di sini merupakan para pemain lama. Mereka hanya mengubah nama, namun jaringannya tetap orang-orang lama. Dalam sebuah keterangan diperoleh merdeka.com, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom terjadi di Sarinah. Keterangan dilansir pada Jumat lalu berisi ISIS adalah pelaku serangan itu. Keterangan dengan tulisan berbahasa Indonesia itu mengirimkan pesan jika mereka sukses melakukan teror di Jakarta setelah sebelumnya menanam bom di lokasi kejadian. Serangan itu menurut keterangan dilakukan oleh Unit Intelijen Junud Khilafah.
"Unit Junud Khilafah di Indonesia menyerbu dengan ledakan bom ditanam sebelumnya bersamaan dengan empat Kesatria Junud Khilafah," demikian keterangan tersebut berlogo Islamic State Indonesia.
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar